3-kisah-pilu-kurir-jadi-sasaran-gegara-cod-terbaru-di-tangsel-1

3 Kisah Pilu Kurir Oleh karena itu Sasaran Gegara COD, Terbaru di Tangsel

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

Jakarta kepala

Sejumlah sejarah pilu kurir pengantar barang pesanan warga yang mengambil dari toko online dengan metode Cash on Delivery (COD) alias bayar ditempat. Ada sejumlah cerita kurir yang diserang warga lantaran pesanan yang diantar dianggap tidak sesuai pemesanan, yang terbaru kisah di Tangsel.

Suruhan di Tangsel Diancam Samurai

Gambar menunjukkan seorang kurir diancam senjata tajam berupa samurai saat mengantarkan barang ke rumah warga di Tangerang Selatan (Tangsel) viral. Pria yang melakukan pengancaman itu telah ditangkap.

Dilihat detikcom , Rabu (26/5/2021), dalam video dan narasi yang beredar, terlihat seorang pria memakai baju bertulisan ‘Turn Back Crime’ merajuk ke seorang kurir karena pesanannya hanya berisi kertas kosong. Pria ini mengaku pernah tertipu saat memesan barang dan meminta suruhan bertanggung jawab.

“Situ nggak balikin harta saya, situ bahaya! ” ujar pria ini.

“Bahaya gimana, Pak? ” balas kurir.

“Bahaya gimana, ente penipuan. Saya nggak mau tahu, ini kosong. Bapak tahu kan maksudnya? ” timpal pria ini.

“Kalau Bapak bakal laporin saya, silakan, ” ujar kurir.

“Bukan masalah laporin, balikin uang saya, ” tanggungan pria itu sambil merembes ke dalam rumah dan mengambil samurai.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaida Tampubolon mengutarakan polisi telah mengamankan pria yang mengancam kurir dengan samurai, NDS (44). NDS, lanjutnya, masih dimintai bahan di Polsek Ciputat Timur.

“Sudah, (NDS) sudah diamankan di Polsek langsung, kok. Begitu ada kejadian itu, nggak periode saya langsung arahkan buat Buser mengarah ke sana. Sudah diamankan (NDS), ” ujar Jun Nurhaida.

“(NDS) belum (ditetapkan menjadi tersangka), masih lidik dulu ya. Masih penyelidikan, ” tambahnya.

Dia menjelaskan NDS emosional karena barang yang dipesannya tidak sesuai. Karena emosional, dia melampiaskan kekesalannya kepada kurir.

“Ya yang saya dapat info dari dia karena saya langsung bicara, itu dia terbawa emosi, dia bilang ya. Dia terbawa hati karena dia pesan bahan tapi tidak sesuai secara pesanannya, sehingga dia merajuk sama kurir. Sementara kurir kan nggak bisa disalahin juga, dia kan hanya mengantar barang. Karena sudah telanjur bayar, dia minta uang kembali. Nah, itulah dia emosi, dia jiplak samurai itu, ” tambahnya.

Jun Nurhaida mengatakan samurai NDS benar miliknya. Polisi masih mendalami dari mana NDS memiliki samurai itu.

“Ya samurai milik dia (NDS). Katanya sih samurai itu didapat waktu menyimpan apa, anak-anak atau apa waktu itu. Makanya ditaruh di rumahnya. Itu pengakuan dia sementara, ya. Bercakap-cakap masih didalami (kepemilikan samurai), ” kata Jun Nurhaida.