anies-bicara-presiden-mantan-gubernur-ppp-teriak-pembuktian-kerja-1

Anies Bicara Presiden Mantan Gubernur, PPP Teriak Pembuktian Kerja

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengecap Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai ‘presiden mantan gubernur’. PPP menilai Anies Baswedan perlu membuktikan kinerjanya kalau ingin mengikuti jejak Jokowi.

Awalnya, Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi atau Awiek menyinggung terkait masalah kemacetan yang sempat dibahas Anies. Awiek tidak menengkari memang persoalan itu terpecahkan karena koordinasi dan perwakilan wewenang dari pemerintah sentral ke daerah.

“Itu saya kira terakhir sebagian kecil persoalan kemacetan yang bisa diatasi. Oleh sebab itu ya memang berkat penyerasian dan pendelegasian wewenang daripada pemerintah pusat ke wilayah, ” kata Awiek saat dihubungi, Jumat (2/4/2021).

Awiek mengatakan sebetulnya analisis pakar politik terpaut arah pembicaraan Anies mengikat pilpres merupakan hal dengan biasa. Menurut Awiek kejadian tersebut juga masih jauh jika dikaitkan dengan pilpres.

“Hanya selalu untuk dikaitkan dengan pilpres masih sangat jauh. Soal pengamat mengaitkan ya lazim saja, tapi tidak segenap harus dilaitkan dengan pilpres, ” ucapnya.

Lebih lanjut, Awiek lantas membandingkan antara Anies dengan Jokowi ketika menjabat sebagai kepala daerah. Awiek menyuarakan Anies masih perlu pengesahan lebih jauh untuk bisa ‘berlaga’ di 2024.

“Apalagi Pak Anies sampai saat ini (belum) memiliki parpol sebagai instrumen politik. Berbeda dengan Jokowi ketika mulai wali kota sudah menjadi bagian lantaran PDIP. Anies perlu pengesahan kinerja untuk bisa running 2024 di pilpres, ” ujarnya.

Awiek beralasan hingga kini belum ada satu pun kebijakan Anies yang spektakuler yang bisa membawanya di Pilpres 2024. Selain itu, kecendekiaan Anies juga dinilai belum dikenang oleh rakyat.

“Saya belum lihat belum ada kebijakan biasa yang dilakukan Anies dengan bisa dikenang, ” imbuhnya.

Sebelumnya, cakap ‘presiden mantan gubernur’ dilontarkan Anies dalam acara penandatanganan kesepakatan bersama PT Transportasi Jakarta dan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia tentang Kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi dengan disiarkan secara virtual, Kamis (1/4). Anies mengaku bersyukur saat ini Pemprov DKI bisa ikut mengurus kasus stasiun yang ada pada Jakarta berkat Presiden Jokowi.

“Lalu ana matur ke Pak Pemimpin, kalau kita mau pemindahan tapi nggak punya kewenangan, itu akan sulit. Minta supaya stasiun di Jakarta dikelola oleh DKI. Untungnya, Presiden mantan Gubernur DKI, ” kata Anies. (maa/rfs)