covid-di-riau-melonjak-ruang-icu-isolasi-terisi-hampir-60-1

COVID di Riau Melonjak, Tempat ICU-Isolasi Terisi Hampir 60%

Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Pekanbaru

Kasus COVID-19 di Riau masih belum terkendali semenjak terjadi peningkatan satu kamar terakhir. Akibatnya, muncul lima klaster baru penyebaran COVID-19 di Bumi Lancang Kuning.

Kepala Biro Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan sampai keadaan ini tercatat ada 46. 617 orang terkonfirmasi pasti COVID-19. Tak hanya itu, kasus meninggal juga menyusun menjadi 1. 155 karakter.

“Rincian terkonfirmasi positif, untuk isolasi mandiri 4. 212 orang, pelihara di rumah sakit 925 orang, sembuh 40. 325 orang. Bahkan ada satu. 155 meninggal, ” nyata Mimi kepada wartawan, Kamis (6/5/2021).

Mereka yang positif, patuh Mimi, tersebar di semua kabupaten dan kota pada Riau. Dari angka itu, tercatat ada lima klaster penyebaran COVID-19, dari lingkungan keluarga hingga kegiatan keyakinan.

“Untuk klaster hingga saat ini ada beberapa klaster. Pertama merupakan klaster keluarga, perusahaan, klaster ABK yang berasal dari India, dan acara keagamaan. Termasuk ada klaster kiai di Siak, ” cakap Mimi.

Akibat peningkatan kasus secara drastis pada Mei, Gubernur Riau Syamsuar sudah meminta penambahan ruang isolasi di RS dan ICU. Sebab, negeri harus siaga karena peristiwa terus meningkat.

“Ruang isolasi di RS rujukan Provinsi Riau, kelanjutan terjadi peningkatan ditambah. Era ini total 1. 658 ruangan dan sudah terisi 58 persen. Ruang ICU (ada) 145 dan sudah terisi 59 persen. Tentu ini jadi perhatian kita semua agar tidak terjadi peningkatan kasus, ” cakap Mimi.

Belakang, Pemprov Riau meminta seluruh daerah di Riau juga melakukan penambahan ruang isolasi mengingat kasus COVID-19 pada Riau masih belum membuktikan penurunan.

“Kami imbau masing-masing daerah untuk menyiapkan ruang-ruang yang dibutuhkan. Masyarakat juga mengikuti perintah terkait larangan mudik, penerapan prokes, ” tutup Golok.

Diketahui, dalam Rabu (6/5) tercatat nilai penambahan kasus mencapai 570 kasus baru. Sementara untuk kasus sembuh ada 571 orang dan 15 meninggal dunia hingga menempatkan Riau urutan ketiga nasional.

(ras/jbr)