dianggap-bukti-ganjar-tak-disukai-dpc-jateng-ini-hasil-pilgub-2018-vs-2013-1

Dianggap Bukti Ganjar Tak Disukai DPC Jateng, Ini Hasil Pilgub 2018 Vs 2013

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Jakarta

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo disebut tak disukai oleh pengurus-pengurus jawatan pimpinan cabang (DPC) PDIP se-Jateng. Hal tersebut disebut bisa dilihat dari buatan Pilgub 2018. Seperti apa hasilnya.

Untuk diketahui, pada Pilgub Jateng 2013, Ganjar ditunjuk sebagai calon Gubenur Jateng sejak PDIP. Ganjar saat tersebut dicalonkan bersama Heru Sudjatmoko.

Sekjen DPP PDIP ketika itu, Tjahjo Kumolo, mengatakan dipilihnya bagian Ganjar dan Heru karena dianggap konsisten dan tak mencla-mencle.

“Kita ingin figur dengan benar-benar konsisten dan tidak mencla-mencle, pemimpin daerah dengan bisa digugu dan ditiru, ” kata Tjahjo.

Selain itu, menurutnya, pasangan tersebut merupakan anak Jateng yang pantas menyelenggarakan Jateng. “Putra asli kawasan Jateng, keduanya bukan dengan terbaik, namun dianggap molek untuk maju, ” katanya.

Pilgub Jateng 2013

Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko pun menang pada Pilgub Jateng 2013. Mereka dinyatakan KPU Jawa Tengah jadi kontestan Pilgub Jateng secara perolehan suara paling luhur. Hasil rekapitulasi penghitungan pandangan menunjukkan pasangan yang dijagokan PDIP itu meraih 48% suara dukungan.

Berdasarkan hasil rekapitulasi, tersedia 14. 259. 945 suara sah, yang sebanyak 48, 82% di antaranya buat Ganjar-Heru. Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo menyusul dengan perolehan 30, 2% suara. Sedangkan pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono mencapai 20, 92% suara dukungan.

“Pasangan bagian urut 3, Ganjar-Heru, meraup sebanyak 6. 962. 417 suara, ” kata Ketua KPU Jateng, Fajar Subhi AKA dalam Rapat Lengkap Rekapitulasi Hasil Perhitungaan Perkataan Tingkat Provinsi Pilgub Jateng 2013 di gedung KPU Jateng, Jl Veteran Semarang, Selasa (4/6/2013).

Hampir di seluruh provinsi Jawa Tengah pasangan Ganjar-Heru memperoleh suara terbanyak. Memutar tinggi suara Ganjar-Heru beruang pada Surakarta, Purbalingga, Boyolali, Purworejo, dan Brebes. Pasangan tersebut hanya kalah di empat wilayah, yaitu Demak, Kendal, Cilacap, dan Baur.

Pilgub Jateng 2018

Ganjar kembali menebus kemenangan pada Pilgub Jateng 2018. Saat itu, Ganjar berpasangan dengan Taj Yasin, yang merupakan putra KH Maimun Zubair atau Mbah Moen.

Di Pilgub 2018, Ganjar-Yasin ulung dalam pilgub Jateng secara 10. 362. 694 pandangan atau 58, 78 komisi, sedangkan pasangan Sudirman-Ida dengan merupakan pesaingnya mendapatkan 7. 267. 993 suara ataupun 41, 22 persen.

Angka ini dikenal tidak bagus bagi seorang petahana seperti Ganjar. Buatan ini disebut-sebut sebagai masukan Ganjar tak disukai pemimpin DPC PDIP se-Jateng.