Komnas Perempuan Minta Proses Hukum Oknum Polisi yang Cabuli ABG Terang

Komnas Perempuan Minta Proses Hukum Oknum Polisi yang Cabuli ABG Terang

Jakarta kacau

Komnas Perempuan mengecam oknum Polisi Lalu Lintas (Polantas) yang mencabuli anak baru gadang (ABG) perempuan di Pontianak, Kalimantan Barat. Komnas Perempuan berharap kepolisian tidak diskriminatif dan terbuka di dalam mengusut kasus ini.

“Kasus ini mencoreng nama baik kepolisian ya dan kami benar menyayangkan sekali kejadian ini bahkan sebenarnya kecewa sekali, ” kata pendahuluan Komisioner Komnas Perempuan, Theresia Iswarini kepada wartawan, Senin (21/9/2020).

Menurut Theresia, petugas kepolisian menjalani pendidikan untuk mengayomi dan melindungi masyarakat. Dia menegaskan kegiatan yang dilakukan oleh oknum Polantas ini adalah penyiksaan seksual.

“Petugas kepolisian dididik untuk menyembunyikan dan mengayomi tetapi malah mengabulkan tindak kejahatan perkosaan dan penyiksaan seksual kepada korban apalagi tersebut anak di bawah umur, ” jelasnya.

“Apalagi melayani perkosaan dengan alasan ‘untuk mendera atas suatu perbuatan yang telah atau diduga telah dilakukan oleh korban’, itu salah sekali serta itu masuk kategori penyiksaan seksual, ” lanjutnya.