Maaf Dandim atas Pejabat Bone Nyanyi Tanpa Proteksi Diri

Maaf Dandim atas Pejabat Bone Nyanyi Tanpa Proteksi Diri

Bone

Sebuah video pejabat di Kabupaten Bone bernyanyi bareng di stan tanpa menjaga jarak bikin heboh. Video ini lantas viral pada media sosial (medsos).

Pasalnya, dalam video tersebut, terang sejumlah pejabat bernyanyi tanpa proteksi diri. Di antara mereka ada yang membuka masker dan menggunakan mikrofon secara bersama-sama.

Momen nyanyi bersama tersebut dikritik karena para pejabat dinilai tak memberi contoh baik dalam gerakan taat protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19).

Dalam video berdurasi 27 detik, ada delapan orang penguasa Kabupaten Bone yang berdiri bererot bernyanyi lagu berjudul Panggung Bangsawan. Mereka yang bernyanyi tampak menurunkan maskernya ke dagu.

Belakangan diketahui video tersebut merupakan bagian dari acara syukuran HUT ke-75 TNI yang digelar pada Aula Kodim 1407 Bone, Jl Lapatau, Kota Watampone, pada Senin (5/10).

Dandim Bone Letkol Kav Budiman selaku majikan rumah acara meminta maaf. Tempat mengaku khilaf atas kelalaian itu.

“Kami akui ana lalai dalam hal ini. Alpa karena terlalu senangnya kami seluruh acara tersebut berlangsung. Olehnya itu, saya pribadi sebagai tuan vila dalam acara memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya dalam Kabupaten ini, ” ungkap Letkol Kav Budiman kepada wartawan, Selasa (6/10/2020).

Budiman semrawut menjelaskan kronologi momen nyanyi beserta tersebut. Dia menuturkan, dalam program tersebut, awalnya eksper of ceremony (MC) memanggil Bupati Bone A Fahsar M Padjalangi untuk bernyanyi.

Bupati pun memanggil kepala per satu pejabat lainnya buat bergabung di atas panggung. Kesudahannya delapan pejabat di salah utama kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebut bernyanyi bersama di tempat panggung.

“Jadi awalnya MC memanggil Bupati untuk terbang menyanyi, kemudian sambil nyanyi Tumenggung memanggil satu per satu, berangkat dari Plt Kejari, saya, lalu Kapolres, dan yang lainnya. Oleh sebab itu tanpa sadar kami membuka kedok untuk menyanyi, karena tidak mungkinlah pakai masker menyanyi. Namun kami akui jika itu kelalaian, ” kata dia.