mengenang-klemen-tinal-sosok-dan-jejak-politik-wagub-papua-1

Mengenang Klemen Tinal: Sosok serta Jejak Politik Wagub Papua

Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Jakarta

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinai meninggal dunia keadaan ini. Pria kelahiran Beoga, 23 Agustus 1970 itu menghembuskan napas terakhirnya di RS Abdi Waluyo Menteng, Jakarta.

“Benar, ” kata Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Departemen Dalam Negeri (Kemendagri), Safrizal, saat dikonfirmasi, Jumat (21/5/2021).

Klemen Tinal wafat pukul 04. 00 WIB tadi pagi & akan disemayamkan di Vila Duka RS Gatot Subroto. Terkait pemakaman, Safrizal mengiakan belum menerima informasi.

“Masih didiskusikan keluarga, ” ujarnya.

Untuk mengenang sosok Klemen Tinal, berikut aksi dan perjalanan karirnya tenggat menduduki jabatan Wagub Papua.

Sosok Klemen Tinal

Melansir dari lamar resmi Pemerintah Provinsi Papua, Klemen Tinal dikenal merupakan putra kawasan Papua. Sejak kecil, dirinya menempuh pendidikan di Papua hingga tingkat SMP.

Kemudian dirinya hijrah ke Bandung untuk menempuh pendidikan tingkat menengah atas di SMA Negeri satu Bandung dan pergi ke Jakarta menempuh pendidikan sarjana di Universitas Surapati. Tak berhenti, Klemen Tian juga menempuh pendidikan Magister di Universitas Cenderawasih dan dinyatakan lulus pada 2006.

Klemen Tinal telah menikah dengan Stefra Sodara Dupuy dan memiliki 3 orang anak dari pernikahannya, yakni Lidia Natalia Tinal, Wilian Tinal dan Daun Soloman Tinal.

Karir Politik

Sebelum terjun ke dunia politik, Klemen Tinal tahu menjabat sebagai Administrative Supervisor di PT Freeport Indonesia pada 1993. Ia juga aktif menjabat sebagai Pemimpin Pemuda Pancasila Provinsi Irian Jaya (1997-2001).

Pada 2002, karir politiknya melejit dengan menjabat jadi Bupati Mimika. Ia bahkan kembali terpilih untuk jabatan 2008-2013. Serta terpilih sebagai Wakil Gubernur Papua dibanding 2013 hingga wafat.

Sementara itu, pada Partai yang membesarkan namanya. Klemen Tinal diamanahi sebagai Ketua DPD Partai Keluarga Karya (Golkar) di Kabupaten Mimika selama tiga masa, yakni 2003-2006, 2006-2010, dan 2010-2013. Lalu selanjutnya di 2013, dia menjabat sebagai Ketua Partai Golkar Daerah Papua hingga akhir hayatnya.

Penuh Pengorbanan

Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku amat kematian sosok Klemen Tinal usai menghembuskan nafas terakhir sebetulnya pagi. Menurutnya, Partai Golkar kehilangan putra terbaiknya pada Papua.

“Partai Golkar kehilangan putra terbaiknya, Ketua DPD Papua, Wagub Papua almarhum Klemen Tinal. Semoga almarhum diberi wadah terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa & kepada keluarga beliau diberi kesabaran, ” kata Airlangga dalam keterangan yang diterima detikcom, Jumat (21/5/2021).

Airlangga menyebut dedikasi Klemen Tinal dalam menyelenggarakan Papua sebagai pimpinan Golkar maupun Wagub perlu diteladani.

“Perjuangan serta dedikasi beliau sebagai Pemimpin dan Wagub dalam mewujudkan tugas pemerintahan dan kepartaian perlu diteladani dan dilanjutkan oleh kader-kader Partai Golkar di Papua dan seluruh Tanah Air, ” kata dia.

(izt/imk)