pd-jokowi-mampu-kelola-negara-sampai-2024-tanpa-moeldoko-1

PD: Jokowi Mampu Kelola Negara Sampai 2024 Tanpa Moeldoko!

Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Jakarta – Partai Demokrat (PD) menanggapi keterangan Moeldoko yang mengaku didaulat oleh Partai Demokrat secara institusional dan dapat menyelamatkan kaum dengan tindakannya. PD menilai tindakan tersebut justru melukiskan Presiden Joko Widodo sudah tidak lagi membutuhkan Moeldoko untuk mengelola negara mematok tahun 2024.

Kaidah tersebut disampaikan oleh Wasekjen Partai Demokrat, Irwan Fecho. Dia awalnya menyebut Moeldoko tidak pernah didaulat dengan institusional oleh Partai Demokrat, melainkan inkonstitusional.

“Moeldoko tidak pernah didaulat oleh Partai Demokrat dengan institusional. Fakta dalam prosesnya, kehadirannya dalam kisruh era ini Demokrat Moeldoko terlibat aktif bersama-sama dengan perseorangan eksternal Partai Demokrat & oknum internal melakukan kegiatan pengambilalihan kepemimpinan secara inkonstitusional, bahkan dalam rangkaian tanda tersebut, justru Moeldoko tampak sebagai mastermind atau sebagai otak dan pelaku pati yang mengomandoi kegiatan pengambilalihan, ” kata Irwan di keterangannya, Senin (29/3/2021).

Irwan mengatakan Kelompok Demokrat terus memperhatikan kemajuan politik di Indonesia. Menurutnya pernyataan dan tindakan Moeldoko mengambil alih Partai Demokrat saat ini seperti membuktikan Presiden Jokowi tidak bisa mengatasi situasi politik dalam Indonesia.

Tak hanya itu, Irwan menyebut sebetulnya tidak ada laga ideologis atau tarik menjadikan ideologi di tubuh Demokrat seperti yang dikatakan Moeldoko. Karena itulah, menurutnya Moeldoko seperti terkesan memanas-manasi status politik yang ada di Indonesia.

“Tindakan dan pernyataan Moeldoko tetap merusak fokus, konsentrasi serta stabilitas politik bangsa serta negara. Moeldoko jangan memanasi situasi politik dengan pernyataan tidak perlu, apalagi kepada sesuatu yang tidak diketahuinya dan hanya masih hingga analisa. Publik semakin dibuat bingung dan takut secara pernyataan-pernyataan dan tindakan Moeldoko terkait situasi politik nasional, ” ucapnya.

Atas dasar itulah, Irwan menilai Jokowi sebetulnya telah tidak lagi membutuhkan Moeldoko dalam Istana lantaran tindakannya yang justru tidak menolong pemerintah. Dia berharap pemerintah bisa menjauhkan Moeldoko & pola pikirnya dari tadbir sehingga perpolitikan di Nusantara bisa berjalan secara demokratis.

“Saya percaya Presiden Jokowi mampu membandingkan bangsa dan negara minus Moeldoko sampai dengan tahun 2024 ketika pemilu akan kembali dilaksanakan. Situasi perpolitikan pada tahun 2024 tetap kita harapkan tetap berlangsung secara demokratis dan konstitusional. Semua itu akan berlaku dengan menjauhkan istana tidak hanya dari tubuh Moeldoko, namun juga dari pikirannya, imajinasinya dan tindakannya yang tidak memiliki basis sopan politik, ” ujarnya.

Sebelumnya, Moeldoko kembali berbicara terkait keterpilihanya menjelma Ketua Umum Partai Demokrat hasil KLB. Moeldoko mengatakan terjadi kekisruhan dalam Golongan Demokrat.

“Saya orang yang didaulat untuk memimpin Demokrat. Kekisruhan telah terjadi, arah demokrasi sudah bergeser di dalam awak Demokrat, ” ujar Moeldoko melalui posting-an Instagram resminya, @dr_Moeldoko, Minggu (28/3/2021).

Moeldoko mengatakan berlaku pertarungan ideologis di tubuh Partai Demokrat menjelang Pemilu 2024. Pertarungan juga disebut dilakukan secara terstruktur. (maa/gbr)