Tokoh Penipuan Modus Email Bisnis yang Gasak Rp 276 M Napi Rutan Serang

Tokoh Penipuan Modus Email Bisnis yang Gasak Rp 276 M Napi Rutan Serang

Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

Jakarta

Bareskrim Polri menetapkan 4 orang simpulan dalam kasus penipuan jaringan global modus email bisnis (business email compromise) dengan total kerugian objek Rp 276 miliar. Polri mengucapkan satu tersangka yang berperan jadi otak komplotan ini adalah UDC alias EMEKA, penghuni Rutan Serang.

“Yang perlu saya tekankan di sini bahwa, simpulan (UDC alias EMEKA) ini, meskipun sudah vonis dan menjalani aniaya di rutan Serang, namun ternyata dalam rutan, yang bersangkutan terus melakukan kejahatannya, ” kata Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (16/12/2020).

Sigit menuturkan EMEKA yang merupakan warga negara Nigeria mampu mengendalikan kelompoknya, baik yang ada negara asalnya maupun pada Indonesia. “Dengan bekerja sama secara kelompoknya yang ada di Nigeria dan kelompok-kelompok baru di Indonesia, ” sambung Sigit.

Sigit menyampaikan keempat tersangka dijerat dengan pasal berlapis untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Para tersangka, kata Sigit, selalu dijerat tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Dengan begitu, yang bersangkutan disangkakan dengan bab 378 dan 263 KUHP Bab 85 UU no 3 tarikh 2011 tentang transfer dana. Bab 45 juncto pasal 28 tentang ITE dan pasal 55 dan pasal 56 KUHP dan serupa pasal 3 pasal 4 kausa 5 dan pasal 6 atau pasal 10 UU no 8 tahun 2010 tentang pencegahan & pemberantasan tindak pidana pencucian kekayaan, ” papar Sigit.

Sigit mengungkapkan awal mula jaringan penipuan internasional modus email usaha ini terbongkar karena ada keterangan dari Interpol Belanda kepada Divisi Hubungan Internasional (Div Hubinter) Polri.

“Beberapa waktu dengan lalu, tepatnya di tanggal 3 November 2020, Divisi Hubinter Polri menerima informasi dari Interpol Belanda terkait dengan penipuan dengan modus BEC ini, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Bareskrim kemudian bekerja sesuai dengan rekan-rekan PPATK, ” cakap Sigit sebelumnya.